KIPRAH ‘ANAK BARU’ DI PREMIER LEAGUE

KIPRAH ‘ANAK BARU’ DI PREMIER LEAGUE

Oleh : Doni Rahman

Kehidupan memiliki fasenya masing masing. Kadang diatas, kadang juga dibawah. Begitu pula dalam sepakbola, ada masanya sebuah tim bermain di kasta tertinggi liga negaranya, tidak menutup kemungkinan pula tim tersebut degradasi ke kasta yang lebih rendah.

Sama halnya pada Liga Inggris, semua tim berjuang untuk mendapatkan posisi terbaik sesuai dengan target yang sudah disepakati di awal. Namun, tentunya hanya tim-tim terbaik yang bisa terus berkompetisi di kasta tertinggi Liga Inggris, dan tiga tim terbawah akan diganti dengan tim dari liga dibawahnya.

Pada Musim 2018-2019 ini, 3 tim yang berhasil naik ke Premier League adalah Wolverhampton Wanderers,  Cardiff City, dan Fulham. Ketiganya merupakan tiga tim teratas pada EFL Championship, kompetisi yang berada satu tingkat dibawah Premier League. Ketiga tim tersebut berhasil mengungguli 21 tim lainnya untuk mendapatkan satu dari tiga tempat untuk berlaga di ajang kompetisi sepakbola bergengsi di Britania Raya.

 

Perjalanan Menuju Premier League 18/19 – Wolverhampton Wanderers

Wolverhampton Wanderers didirikan 141 tahun yang lalu dengan nama St. Luke’s dan bermarkas di Molineux Stadium, Wolverhampton. Wolves berhasil menjuarai EFL Champtionship dengan raihan 30 kali menang, 9 kali hasil seri dan 7 kali kekalahan. Di musim 17/18, Wolves mendatangkan pelatih baru bernama Nuno Espirito Santo, mantan kiper asal Portugal berusia 44 tahun. Nuno – panggilan akrabnya – berhasil membawa The Wanderers menjuarai EFL Championship setelah berhasil mengumpulkan 99 poin dari 46 pertandingan, poin tertinggi yang Wolves pernah raih di kompetisi kasta kedua ini.

Wolves kembali ke kasta tertinggi Liga Inggris setelah terakhir berkompetisi di Premier League pada tahun 2012. Diogo Jota menjadi salah satu pahlawan Wolves di musim 17/18 dengan 17 golnya. Selain itu, Ruben Neves juga menjadi pemain favorit mulai dari fans maupun para pemain Wolves. Tim dengan ciri khas warna emas dan hitam ini juga menjadi tim pertama yang memastikan dirinya naik kasta kala itu, tepatnya pada tanggal 14 April 2018 saat Fulham gagal mengalahkan Brentford, sehingga tidak bisa menyusul perolehan poin yang telah Wolves kumpulkan.

 

FAKTA: WARNA EMAS DAN HITAM PADA JERSEY WOLVERHAMPTON WANDERERS TERINSPIRASI DARI MOTO KOTA WOLVERHAMPTON ‘OUT OF DARKNESS COMETH LIGHT’, DENGAN WARNA EMAS DAN HITAM MASING-MASING MEREPRESENTASIKAN CAHAYA DAN KEGELAPAN.

sumber : http://sportsmancs.com/5-impressive-facts-wolverhampton-wanderers/

 

Perjalanan Menuju Premier League 18/19 – Cardiff City

Cardiff City didirikan pada tahun 1899 dengan nama Riverside AFC dan berubah menjadi Cardiff City pada tahun 1908. Klub ini berasal dari kota Cardiff, Wales. Klub berjuluk The Bluebirds ini berhasil mendapat satu jatah promosi ke Premier League setelah memastikan diri sebagai runner-up EFL Championship 2017-2018 dengan raihan total 90 poin, hasil dari 27 kali menang, 9 kali seri dan 10 kekalahan.

Meski jumlah golnya tidak terlalu mentereng sebagai tim papan atas EFL Championship masa itu, kekuatan utama skuad asuhan Neil Warnock ini merupakan pertahanan yang diisi oleh pemain-pemain seperti Joe Bennett, Callum Paterson, sang kapten Sean Morrison, dan kiper asal Filipina yang bermain gemilang sepanjang gelaran Premier League tahun ini, Neil Etheridge. Hasilnya, hanya 39 gol dari 46 pertandingan yang bersarang ke gawang Etheridge dan lainnya dengan rataan 0.84 per pertandingan.

 

FAKTA: CARDIFF CITY MERUPAKAN SATU-SATUNYA TIM DARI LUAR INGGRIS YANG BERHASIL MEMENANGKAN KOMPETISI FA CUP, MEREKA MELAKUKANNYA PADA TAHUN 1927.

sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Cardiff_City_F.C.

 

Perjalanan Menuju Premier League 18/19 – Fulham

Fulham menjadi tim terakhir yang memastikan tempatnya untuk promosi ke Premier League 2018-2019. Berhasil menempati peringkat ketiga di klasemen akhir EFL Championship, klub berjuluk The Cottagers ini berhasil lolos setelah menang di babak play-off melawan Derby County di babak Semifinal (skor agregat 2-1) dan berhasil menang melawan Aston Villa di babak final dengan skor 0-1 lewat gol yang dicetak oleh Thomas Cairney pada menit 23.

Ryan Sessegnon menjadi bintang klub yang bermarkas di Craven Cottage pada musim tersebut. Bermain hampir di seluruh pertandingan Fulham di EFL Championship, pemain kelahiran 18 Mei 2000 ini berhasil menyihir seluruh pendukung Fulham dengan penampilan apiknya sepanjang kompetisi berjalan. 15 gol berhasil ia ciptakan dalam musim 17-18 meskipun ia bermain sebagai bek sayap.

 

FAKTA: FULHAM MENJADI TIM ASAL LONDON KE-5 YANG BERMAIN DI PREMIER LEAGUE MUSIM INI BERSAMA ARSENAL, CHELSEA, CRYSTAL PALACE, TOTTENHAM HOTSPUR, DAN WEST HAM UNITED. 

 

‘Kejutan’ Yang Disiapkan di Premier League 18/19

Sebagaimana sebuah klub yang akan bertanding di medan yang lebih berat, ketiga tim tentunya mempersiapkan tim terbaiknya mulai dari pertandingan pramusim, sampai dengan jual beli pemain yang dibutuhkan untuk mengarungi Premier League musim 2018-2019. Dari segi pelatih utama, Wolves, Cardiff dan Fulham masih memercayai pelatih yang membawa tim mereka masing-masing, naik pangkat menuju kasta tertinggi Liga Inggris. Nuno untuk Wolves, Neil Warnock di sisi Cardiff City, dan Slavisa Jokanovic sebagai juru taktik Fulham.

Pemain pinjaman dan Pemain berkebangsaan Portugal menjadi strategi Wolves dalam mengarungi Premier League musim ini. Raul Jimenez yang dipinjam dari Benfica dan Jonny yang dipinjam dari Atletico Madrid menjadi contoh suksesnya sistem pinjam pemain yang dilakukan tim tersebut. Selain itu, The Wanderers juga mengandalkan pemain-pemain Portugal mereka seperti Rui Patricio dan Joao Moutinho yang diboyong masing-masing dari Sporting CP dan AS Monaco.

Bergeser 120 mil ke Barat Daya, Cardiff City memboyong Josh Murphy dan Bobby Reid untuk mengisi skuad utama mereka di posisi sayap kiri dan penyerang tengah. Sisanya, barisan pertahanan The Bluebirds masih mengandalkan pemain-pemain lama yang bersinar di musim lalu.

Dari pusat kota, Fulham mendatangkan banyak pemain seperti Jean Michael Seri, Luciano Dario Vietto, Alfie Mawson, Aleksandar Mitrovic, dan Andre Schurrle. Beberapa pemain lama andalan seperti Marcus Bettinelli, Tom Cairney dan Ryan Sessegnon masih mengisi skuad The Cottagers membawa semangat Fulham musim lalu yang berhasil lolos ke Premier League lewat jalur play-off.

sumber: Wikipedia.com

Dari grafis performa mereka di kuartal pertama penyelenggaraan Premier League 18/19, terlihat hanya Wolverhampton Wanderers yang bisa langsung menyesuaikan ritme Premier League dengan berhasil bertahan di papan tengah klasemen. Sedangkan Cardiff dan Fulham masih terus berusaha untuk lolos dari posisi lima terbawah untuk setidaknya menyentuh 10 besar klasemen Liga Inggris musim ini.

Sebelum Premier League dimulai, beberapa situs olahraga pun menelurkan prediksinya tentang keberlangsungan para klub promosi tersebut.

 

Wolves sudah diprediksi akan survive dan finis di papan tengah pada musim perdananya setelah terakhir merumput di kasta tertinggi Liga Inggris pada musim 2012. Cardiff pun diprediksi tidak akan mampu bertahan dalam derasnya arus kompetisi musim ini (ketiga situs kompak memvonis Cardiff akan menjadi juru kunci klasemen).

Fulham awalnya diprediksi mampu bertahan dengan banyaknya pemain yang mereka beli, namun skuad asuhan Neil Warnock sepertinya masih perlu usaha ekstra untuk mewujudkan prediksi para ahli karena sejatinya mereka tengah terjebak di bagian bawah klasemen Premier League kuartal pertama ini.

Penasaran bagaimana para pendatang baru ini mengarungi Premier League? Jangan khawatir! Liga terbaik di dunia hadir di beIN Sports untuk Anda! Untuk berlangganan atau menambah paket Soccer Plus atau New Sports Plus, segera hubungi 021 30014121 atau klik https://register.mncplay.id/ .

M D R