Indonesia Is Me Angkat Kekayaan Nilai dan Budaya Indonesia

Indonesia Is Me Angkat Kekayaan Nilai dan Budaya Indonesia

Jakarta – Indonesia Is Me atau bisa disebut juga Indonesiaisme kembali diadakan oleh Synthesis Development untuk ketiga kalinya. Dalam kesempatan ini, MNC Play turut berpartisipasi di acara yang berlangsung pada 13-20 Agustus 2017. Tema yang diangkat tahun ini adalah Kriya Nagri yang dilatari oleh kondisi masih minimnya pendidikan dan informasi tentang budaya Indonesia, kurangnya apresiasi terhadap budaya dan kreativitas lokal, adanya krisis identitas dari beberapa kalangan, serta kurangnya informasi tentang tokoh Indonesia dengan karyanya yang terinspirasi oleh kekayaan Indonesia namun lebih mendapat apresiasi dari mancanegara. Acara Indonesia Is Me diselenggarakan di dua tempat berbeda yakni Car Free Day FX Sudirman dan Grand Atrium Kota Kasablanka.

“Untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, MNC Play ingin turut menyemarakkannya melalui partisipasi kami di event ini. Kami ingin memperkenalkan keunggulan layanan high speed internet MNC Play yang memiliki kecepatan simetris antara upload dan download. Kami meyakini layanan ini mampu turut membantu mewujudkan semangat Indonesia Is Me dalam mempromosikan kekayaan nilai dan budaya Indonesia kepada masyarakat luas,” ucap Aditya Haikal, GM Marketing MNC Play.

Indonesia Is Me pada tahun ketiga berlangsung dengan dua program besar. Rangkaian acara pertama ialah Tunjukan Indonesiamu sebagai aksi pembuka yang menghadirkan 2000 penari yang melakukan flashmob beragam tarian tradisional dari ujung barat Sumatera sampai ujung timur Papua.

Acara dilanjutkan dengan rangkaian Synthesis Kriya Nagri #PestaMerdeka dengan menampilkan “Loka Nusantara” yang merupakan permainan Augmented Reality tema Indonesia, “Gending Etnik” pagelaran seni dan tarian tradisional, “Belantara Budaya” diskusi budaya, seni dan beragam warisan Indonesia, Fashion Performance Art oleh Lulu Lutfi Labibi dan hadir pula tokoh inspiratif Indonesia yang aksinya telah membuat perubahan seperti: Diah Kusumawardani Wijayanti, Pendiri Belantara Budaya Indonesia Sekolah Tari dan Musik Gratis; Nila Tanzil, pendiri Taman Bacaan Pelangi, perpustakaan gratis untuk anak-anak di Indonesia Timur; Nezatullah Ramadhan, Pendiri Nara Kreatif yang komitmen mendorong Kemandirian Anak-Anak Jalanan dan Aling Nurnaluri, Pendiri Salam Rancage, Pendekar di Atas Koran Bekas.

“Indonesia Is Me adalah langkah inisiatif Synthesis Development yang diadakan untuk ikut mensyukuri Kemerdekaan Republik Indonesia, dan sebagai wujud dukungan korporasi kepada beragam aktivitas yang mengangkat nilai Indonesia. Ini adalah wujud komitmen karena sebagai pengembang properti Synthesis Development dikenal selalu memberikan karakteristik sentuhan heritage Indonesia pada setiap karya properti yang dibangun,” jelas Budi Yanto Lusli, President Director Synthesis Development.

Tujuan penyelenggaraan kampanye Indonesia Is Me ini ialah untuk menghadirkan informasi tentang warisan Indonesia dan karya bangsa melalui permainan augmented reality, penampilan seni, dan beragam aktivitas kreatif lainnya. Synthesis Development juga ingin berperan dalam berbagi informasi tentang kekayaan Indonesia melalui beragam aktivitas dan para tokoh inspiratif yang dihadirkan.

“Kami ingin semakin mendapat kepercayaan publik sebagai pengembang yang tidak sekedar membuat bangunan. Kami juga ingin menciptakan ruang untuk bekarya, berinovasi, serta ruang untuk membantu menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi semua orang. Kami ingin dikenal sebagai developer yang tidak hanya memadukan beragam keahlian terbaik untuk menciptakan produk berkualitas tetapi kami membangun kepercayaan untuk bersama-sama tumbuh dan berkembang, berpadu dengan nilai-nilai kebajikan yang tumbuh dan menjadi besar bersama publik,” papar Budi.

Semua informasi dan jadwal rangkaian acara Indonesia Is Me – Synthesis Kriya Nagri dapat dilihat di www.pestamerdeka.id.