DI SINI ZLATAN, DI SANA ZLATAN, DI MANA-MANA ZLATAN IBRAHIMOVIC

DI SINI ZLATAN, DI SANA ZLATAN, DI MANA-MANA ZLATAN IBRAHIMOVIC

Oleh : Doni Rahman

7 liga di 7 negara berbeda telah ia arungi sepanjang karirnya. Mulai dari tim lokal negara asalnya, sampai salah satu tim terbaik di liga terbaik pun pernah ia taklukkan. 5 gelar topskor sepanjang hampir 20 tahun karirnya pun membuktikan bahwa ia salah satu striker dengan naluri pembunuh pada masa kini. Siapa tak kenal Zlatan Ibrahimovic?

Zlatan Ibrahimovic, penyerang gaek asal swedia ini merupakan salah satu striker yang mempunyai kemampuan yang bisa dibilang komplit. Mulai dari kecepatan, kekuatan, sundulan, hingga akurasi tendangan diatas rata-rata yang membuatnya layak dijadikan tumpuan tim yang dibelanya untuk mencetak gol.

Pria kelahiran 3 Oktober 1981 ini pun merupakan salah satu pesepakbola paling sukses di negaranya, Swedia. Bayangkan saja, Zlatan menjadi satu-satunya pesepakbola Swedia yang meraih gelar ‘Swedish Footballer of The Year’ selama 10 kali berturut-turut! Diawali pada tahun 2005, lalu sempat dikalahkan oleh Fredrik Ljungberg pada tahun 2006, Ibra kembali merajai penghargaan pemain terbaik Blagult (julukan tim nasional sepakbola Swedia) mulai tahun 2007 sampai tahun 2016 kala ia berseragam Paris Saint-Germain.

Total 62 gol yang sudah disarangkan Sang Zlatan ke gawang lawan saat berseragam Timnas Swedia. Hal itulah yang menjadikannya salah satu penyerang tersubur yang dimiliki Swedia. Gelar top skor sepanjang masa Swedia pun ia rengkuh sejak tahun 2014 silam dan belum ada yang mampu menyainginya hingga detik ini.

Selain bersama timnas Swedia, Ketajaman Ibrahimovic juga teruji di berbagai liga-liga besar di Dunia. Tidak seperti striker-striker lain yang kadang kehilangan taji ketika pindah arena kompetisi, Ibra tetap menunjukkan konsistensi dengan terus mencetak gol di setiap klub-klub yang dibelanya.

Asal Muasal Sang Mesin Gol, Ibracadabra

Sebelum mencapai titik ini, tentu Ibra telah melalui lika-liku kehidupan yang membentuknya menjadi Ibrahimovic yang sekarang. Zlatan lahir dari ibu berkebangsaan Kroasia dan ayah yang berkebangsaan Bosnia, maka tidak heran jika kamu menemukan kata ‘Ibrahim’ pada nama Zlatan Ibrahimovic.

Ibra kecil membangun mimpi menjadi pesepakbolanya lewat klub junior lokal Malmo BI dan FBK Balkan pada umur 6 tahun. Sampai permainannya semakin matang, ia pun menandatangani kontrak pertamanya sebagai pesepakbola professional pada tahun 1996 bersama klub Swedia, Malmo FF.

Selain Sepakbola, Ibrahimovic juga mendalami Taekwondo. Buktinya, Ibra telah meraih sabuk hitam pada umur 17 tahun ketika ia masih tinggal di Malmo. Skill Taekwondonya juga sedikit banyak berpengaruh pada permainannya di lapangan. Beberapa gol-gol unik diciptakan oleh Ibra lewat kombinasi skill sepakbola dan kemampuan taekwondonya.

Selain Prestasi, tentunya Ibra tumbuh dan besar lewat berbagai kontroversi yang Ia ciptakan. Beberapa diantaranya adalah saat berkostum Ajax Amsterdam, ia menjalani partai persahabatan antara Swedia kontra Belanda pada 18 Agustus 2004. Ibra menciderai rekan satu timnya di Ajax, Rafael Van der Vaart. Karena itulah, ia dijual ke klub asal turin, Juventus.

Ibra pun dikenal suka memberikan pendapat atau kutipan yang unik. Salah satunya saat Swedia tidak menyertakan nama Ibrahimovic pada Piala Dunia 2018 karena ia sudah menyatakan pensiun dari karir tim nasional. Zlatan berkata “Bukan Zlatan Yang Akan Merindukan Piala Dunia, Piala Dunia-lah Yang Akan Merindukan Zlatan”.

Catatan Zlatan di Lapangan

Sepanjang karirnya di klub, Ibrahimovic telah tampil di kompetisi resmi sebanyak lebih dari 700 pertandingan. Baik di lingkup liga, kompetisi lokal, maupun kompetisi Eropa. Gol yang ia cetak pun tidak main-main, di setiap klub yang dibelanya, ia selalu mencetak lebih dari 10 gol sebelum ia meninggalkan klub tersebut.

Memulai karirnya di klub swedia, Malmo FF. Ibracadabra tampil apik selama 2 musim dengan mencatatkan 40 penampilan dan mencetak 16 gol di klub pertamanya. 2 musim di swedia sudah cukup bagi Ajax Amsterdam untuk memboyong Ibra muda dari Malmo. Hasilnya tidak main-main, total 48 gol dan 15 assist yang berhasil diciptakan Ibra sepanjang musim 2001-2004.

Ibra pun memulai karirinya di ranah italia. Juventus menjadi klub pertamanya di Serie A. Sayangnya, 2 musim di Juventus ia habiskan dengan kurang gemilang. Duetnya bersama Del Piero hanya bisa menciptakan 26 gol dan 6 assist sepanjang 92 penampilannya bersama La Vecchia Signora. Akhirnya Ibra pun hijrah ke Inter Milan. Ibra menemukan penampilan terbaiknya bersama Il Nerazzuri. Total 66 gol dan 30 assist berhasil ia ciptakan dan meraih berbagai gelar prestisius bersama Inter, beberapa diantaranya 4 kali gelar Liga dan 2 gelar top skor berhasil ia raih.

Barcelona pun tertarik menggunakan jasa striker tangguh ini. Namun Ibra kurang berhasil memesona publik Camp Nou setelah hanya berhasil mencetak 22 gol dari 46 pertandingan. Zlatan akhirnya memilih kembali ke Italia dan memperkuat AC milan selama 2 musim (1 musim sebagai pemain pinjaman). Ia mampu kembali tampil gemilang dengan mencetak 56 gol dari 85 penampilannya.

Seakan belum habis, ketika umurnya beranjak 30 tahun, Ibra pergi ke Perancis untuk membela Paris Saint-Germain. Ajaibnya, malah disini Ibra menemukan performa terbaiknya. Ia bahkan meraih 3 gelar topskor berturut-turut di liga Perancis!

Akhirnya Liga Inggris pun kebagian merasakan gaya main Ibrahimovic. Manchester United menjadi pelabuhan ke-8 Ibra sepanjang karir profesionalnya. Hasilnya kembali tak main-main, 3 gelar berhasil ia raih bersama Setan Merah hanya dalam waktu semusim saja!

Klub

Musim Bermain

Penampilan

Gol

Assist

Malmo FF

1999-2001

40

16

0

Ajax Amsterdam

2001-2004

110

48

15

Juventus

2004-2006

92

26

6

Inter Milan

2006-2009

117

66

30

Barcelona

2009-2011

46

22

13

AC Milan

2010-2012 (on loan 2010-2011)

85

56

24

Paris Saint-Germain

2012-2016

180

156

61

Manchester United

2016-2018

53

29

10

LA Galaxy

2018-sekarang

8

3

1

TOTAL

731

422

160

Sumber: http://transfermarkt.com/
*update per tanggal 22 Mei 2018

Catatan penampilan dan performa gol dan assist Ibra diimbangi dengan jumlah gelar yang telah ia raih di sepanjang karirnya, baik pencapaian klub maupun pencapaian pribadi. Total hampir 35 gelar tim maupun individu yang telah ia dapatkan sepanjang hampir 20 tahun karirnya di sepakbola professional. Dan satu yang tak pernah dilupa, Zlatan Datang, Zlatan Lihat, dan Zlatan Menang.

Sumber: http://transfermarkt.com/

 

Di tahun 2018 ini, LA Galaxy menjadi klub terbaru Zlatan setelah pindah dari kerasnya persaingan Liga Inggris. Di Major League Soccer, sementara Ibra telah membukukan 3 gol, 2 gol ia cetak saat debutnya bersama klub asal kota Los Angeles tersebut. Lebih lagi, gol perdananya di MLS termasuk salah satu gol spektakuler untuk menandai kehadirannya di liga terbaik di Amerika Serikat ini.

Major League Soccer sebelumnya sudah terkenal sering mendatangkan pemain-pemain bintang untuk meramaikan kompetisi kasta tertinggi di negeri Paman Sam tersebut. Sebut saja David Beckham (LA Galaxy), Kaka (Orlando City), Steven Gerrard (LA Galaxy) dan Frank Lampard (New York City) yang sudah pensiun. Sedangkan masih ada Bastian Schweinsteiger (Chicago Fire), David Villa (New York City) dan Ashley Cole (LA Galaxy) yang sekarang jadi rekan setim Zlatan di liga barunya tersebut.

Penasaran bagaimana sepak terjang Zlatan selanjutnya bersama LA Galaxy di Major League Soccer? Puaskan dahaga keingintahuan Anda dengan berlangganan MNC Play! Anda bisa menyaksikan liga yang dihuni pemain-pemain legenda yang belum kehilangan sinarnya! Untuk berlangganan atau menambah paket Soccer Plus atau New Sports Plus, segera hubungi 1 500 121.

M D R