BURSA TRANSFER PENGADEM PELUANG

BURSA TRANSFER PENGADEM PELUANG

Apa yang paling menarik dalam sepakbola sepanjang satu musim disamping drama-drama yang terjadi di lapangan hijau? Tak pelak adalah drama yang terjadi di luar lapangan hijau. Bukan gosip pemain lewat  kehidupan pribadi mereka dengan para WAGS atau keluarga mereka, tapi bagaimana peran para agen pemain berlomba-lomba untuk menjual pemainnya dalam bursa transfer.

Bursa transfer musim panas yang biasanya ditutup satu bulan setelah liga berlangsung lebih pada usaha klub untuk memulai langkah mereka menggapai gelar juara, menggapai target masuk zona Eropa atau jika klub medioker dan semenjana,  menggunakannya untuk menggapai kemungkinan tidak terdegradasi atau setidaknya mencapai target di peringkat papan tengah sebuah liga.

Bursa berikutnya adalah bursa musim dingin yang untuk Liga Eropa berlangsung dari mulai tanggal perpindahan tahun hingga hari terakhir di bulan Januari, biasanya lebih untuk menjaga peluang mereka dalam tatanan tertentu peringkat liga. Bisa juga bursa transfer digunakan untuk menambah kekuatan tim yang menginginkan kenaikan peringkat di paruh akhir musim.

Itu sebabnya jarang terjadi angka fantastis dalam bursa transfer musim dingin, karena lebih merupakan usaha mengademkan peluang yang sudah terlihat didepan mata. Contoh, musim ini bagaimana Manchester City yang menggelontorkan fulus sebesar 200 juta poundsterling untuk mendatangkan seorang penjaga gawang, tiga full back dan satu gelandang serang di awal musim, terlihat adem ayem saja di bursa transfer musim dingin ini dengan gelar Premier League sepeti sudah ditangan lewat perbedaan 15 point dari rival terdekat mereka, Manchester United dan Chelsea.

Kombinasi pemain baru dan pemain lama yang dimiliki oleh squad Pep Guardiola itu membuat mereka bisa berjaya di seluruh kompetisi yang mereka ikuti sejauh ini. Hanya Everton, Crystal Palace di Premier League dan Wolverhampton Wandereres di Piala Liga yang bisa menahan mereka serta Shaktar Donetsk di Liga Champion yang bisa mempecundangi The Citizen dalam laga yang tidak penting bagi kelangsungan sukses Vincent Kompany dkk.

Sebaliknya bursa transfer musim dingin benar-benar digunakan oleh klub-klub yang masih belum yakin dengan posisi mereka di klasemen untuk menyesuaikan target mereka di akhir musim.

YOU NEVER WIN ALONE

Yang paling berbenah sejak bursa transfer musim dingin berjalan di minggu pertama ini adalah pasukan Jurgen Klopp. Boss Anfield ini rupanya sadar bahwa motto klub You Never Walk Alone, atau mereka tidak pernah melangkah sendiri tidak akan jalan tanpa motto You Never win Alone yaitu mereka tidak akan menang jika tidak bersama-sama. Bersama dalam arti percuma memiliki barisan tengah dan depan yang mentereng jika barisan belakang amburadul. Maka didatangkanlah incaran mereka sejak awal musim dari Southampton yaitu Virgil Van Dijk sebesar 75 juta poundsterling yang merupakan rekor dunia transfer pemain belakang untuk membenahi kerjasama didepan Loris Karius dan Simon Migollet yang kerap bocor.

Lalu darimana Liverpool yang bukan Manchester City, Chelsea atau Manchester United dari sisi finansial mendapatkan uang? Mereka punya satu ponggawa yang siap jual dan juga diminati klub besar. Maka dilegolah Phillippe Countinho yang memang sudah ingin hengkang ke Barcelona dengan bandrol 142 juta poundsterling. Sehingga The Reds masih memiliki 67 poundsterling surplus untuk mendatangkan Riyad Mahrez seharga 49 juta poundsterling dari Leicester City dan masih ada kemungkinan Naby Keita juga akan didatangkan diawal musim panas nanti dari Red Bull Leipzig, yang kepastian transfernya sudah terjadi musim panas tahun lalu dengan opsi dipinjamkan satu musim ke klub Bundesliga itu.  Harga Keita nanti diperkirakan 55 juta poundsterling

Semua dilakukan guna menambah kekuatan lini tengah yang ditinggal Coutinho untuk mendapatkan Van Dijk.  Disatu sisi Klopp mengharapkan Liverpool tidak saja piawai di lini depan dengan Salah – Firmino – Mane tapi juga kuat di tengah dan tidak keropos di belakang. Di sisi lain penjualan Coutinho juga menguntungkan Barcelona yang akan kembali ngegas dengan trio MSC di depan dengan opsi Ousmane Dembele di bangku cadangan.

Keberanian Liverpool dalam jual beli pemain di musim dingin ini membuat bursa musim dingin yang biasanya adem jadi memanas apalagi masih banyak pemain bintang yang juga jadi incaran dengan tujuan mengademkan peluang klub klub untuk musim depan.

KAPITALISME

Dua nama yang selalu dihubung-hubungkan dengan jendela transfer musim dingin kali ini adalah dua jendral lapangan tengah Arsenal. Alexis Sanchez yang terlihat menunjukkan ketidak-betahannya di The Emirates tidaklah mengherankan jika sampai dilego ke The Etihad sebelum bulan Januari berakhir.  Ciri khas Arsene Wenger yang tidak mau rugi pemainnya melakukan free transfer – mengingat kontrak Sanchez akan berakhir awal musim panas nanti, membuat peluang itu sangat mungkin.

Juga Mesut Ozil yang sangat diminati oleh Jose Mourinho untuk memperkuat lini tengah Setan Merah yang kerap seperti tidak memiliki pemimpin. Keinginan untuk kembali ke Liga Champion bisa jadi pertimbangan Ozil menerima lamaran ini.

Kub lain juga berbenah dengan cepat. Chelsea menjual Diego Costa yang memang diminati dan dibutuhkan oleh Atletico Madrid sebesar 58 juta poundsterling, untuk kemudian membeli Ross Barkley untuk memperkuat lini tengah The Blues dengan hanya sebesar 15 juta pounsterling dari Everton, walaupun disinyalir di luar keinginan Antonio Conte sang manajer. The Toffees juga cepat membelanjakan masukan uang mereka untuk memperkuat Squad setelah kehilangan Ross Barkley dengan mendatangkan Cenk Tosun, striker Besiktas sebesar 27 poundsterling.

Lalu siapa yang digadang-gadang akan mengantikan Tosun di Besiktas. Tak lain dan tak bukan adalah striker Arsenal, Olivier Giroud yang kehilangan posisi utama di lini depan The Gunners sejak kedatangan Alexandre Lacazette. Bahkan dengan cedera yang melandanya bukan tidak mungkin Giroud akan jadi urutan ketiga di belakang Wellbeck jika sembuh dan tetap ada di The Emirates, sehingga opsi terbang ke Turki adalah yang terbaik bagi striker yang tentunya tetap ingin jadi pilihan Les Bleus untuk Piala Dunia di Rusia nanti.

Nama lain yang juga jadi incaran adalah Gareth Bale yang tetap jadi prioritas utama Jose Mourinho, juga Harry Kane yang diincar oleh Zinedine Zidane entah untuk musim dingin ini atau musim panas mendatang.  Dengan Kane terus-menerus membuktikan ketajamannya disemua kompetisi tentunya akan jadi solusi lini depan Real Madrid untuk tidak terlalu tergantung pada Cristiano Ronaldo.

Striker lain yang disebut-sebut berharga 55 juta pounsterling adalah andalan FC Porto di lini depan, Moussa Marega. Menurut Foot Mercato penyerang yang telah menciptakan 12 gol dalam 15 laga bagi FC Porto ini diminati oleh Tottenham Hotspur, Chelsea dan Manchester United.

Semuanya adalah usaha klub-klub besar ini untuk tetap berada atau masuk ke zona Liga Champion yang tentunya pemasukan fulus untuk musim depan.  Sehingga agak mengherankan atau mungkin juga tidak, nama Arsenal hanya dihubung-hubungkan dengan penjualan Ozil dan Sanchez, tapi tidak satupun pembelian yang direncanakan oleh Arsene Wenger. Nama terakhir yang sering disebut adalah Pierre Emerick Aubameyang yang tampaknya akan melangkah menyeberang ke Asia bersama Guangzhou Ever Grande.

Akan menjadi kejutan yang sangat besar diakhir musim dingin ini jika Thomas Lemar sampai berlabuh ke London Utara bersama The Gunners menggantikan posisi Alexis Sanchez. Ingat bahwa tawaran 90 juta poundsterling tehadap gelandang AS Monaco inti di musim panas lalu oleh Arsenal pernah ditolak karena manejer Leonardo Jardim mengatakan bahwa Lemar “tidak untuk dijual.”

Tapi di industri yang sangat kompetitif ini siapapun pada akhirnya akan mengatakan “untuk dijual”. Tergantung fulus siapa yang paling kuat seperti prinsip kapitalisme, yang suka atau tidak suka secara logika memuat olahraga ini kian diminati. Menarik untuk ditunggu ketujan apa yang akan terjadi di bursa transfer. Saksikan selalu Updatenya dengan berlangganan TV Kabel MNC Play #HomeofTheGreatestFootballLeague.

G A Z

/** * Fungsi yang melacak klik pada link keluar di Analytics. * Fungsi ini menggunakan string URL valid sebagai argumen, dan menggunakan string URL tersebut * sebagai label peristiwa. Mengatur metode pengangkutan ke 'suar' memungkinkan klik dikirim * menggunakan 'navigator.sendBeacon' di browser yang mendukungnya. */ var trackOutboundLink = function(url) { gtag('event', 'click', { 'event_category': 'outbound', 'event_label': url, 'transport_type': 'beacon', 'event_callback': function () {document.location = url;} }); }